Visa Progresif Umroh

Syarat serta Metode Membuat Visa Umrah Terbaru

Visa Progresif Umroh – Untuk umat Muslim, Umrah ialah salah satu ibadah yang bisa membagikan kemuliaan, baik dari Tuhan yang Maha Esa serta sesama manusia. Bagaikan aktivitas yang cuma dapat dicoba di Mekkah, Arab Saudi, tidak seluruh umat Muslim bisa melaksanakan Ibadah Umrah. Tidak hanya sebab kebutuhan bayaran yang tidak sedikit, umat Muslim yang mau berangkat Umrah wajib mempunyai paspor serta visa.

Berdialog soal kebutuhan visa Umrah, mengerti kah Kamu kalau tipe Visa Progresif Umroh tidak lagi dapat digunakan buat aktivitas tersebut? Bersumber pada ketentuan baru yang terbuat oleh Pemerintah Arab Saudi, kebutuhan visa progresif buat beribadah Umrah sudah dihapuskan serta ditukar dengan tipe visa baru.

Berubah dari pemakaian visa progresif  jadi visa Umrah, syarat serta metode membuat dokumen formal buat beribadah umat Muslim tersebut pula sedikit banyak berubah. Nah, untuk Kamu yang berencana buat menunaikan ibadah Umrah, cari ketahui dahulu triknya berikut ini.

Penghapusan Visa Progresif serta Syarat Baru Visa Umrah

Untuk umat Muslim yang mau beribadah Haji ataupun Umrah tentu diwajibkan buat mengurus kepemilikan visa progresif umroh. Ya, tipe visa yang digunakan oleh jemaah Haji serta Umrah ke Arab Saudi sepanjang ini merupakan visa progresif.

Hendak namun, semenjak pertengahan bulan September tahun 2019 kemudian, ketentuan kepemilikan visa progresif untuk umat Muslim yang mau beribadah ke Mekkah sudah dihapus. Penghapusan syarat mempunyai visa progresif ini dicoba langsung oleh Pemerintah Arab Saudi serta diberitakan secara formal di halaman web Kementrian Agama Indonesia.

Bayaran 2000 Riyal yang dahulu dibebankan buat pemohon visa progresif saat ini sudah dinihilkan. Melainkan, lewat ketentuan yang baru, pemohon visa Umrah saat ini cuma diwajibkan buat membayar government feesejumlah 300 Riyal. Pemberlakuan pembayaran government feedilakukan tiap kali pemohon mengajukan visa Umrah.

Baik untuk yang baru awal kali ataupun yang telah sempat melaksanakan ibadah Umrah, bayaran tersebut hendak senantiasa dibebankan. Kabar mengenai penggantian bayaran pembuatan visa jadi 300 Riyal ini di informasikan oleh Endang Djumali selaku Staf Teknis di KJRI Jeddah.

Secara pendek, visa Umrah ialah dokumen formal yang jadi bukti izin kalau jemaah Umrah bisa tinggal di daerah Arab Saudi dalam jangka waktu tertentu. Umumnya, pemilik visa Umrah diizinkan buat bersinggah sepanjang 10 hingga 20 hari.

Menganut dari pemberlakuan syarat Umrah baru ini, Kemenag menghimbau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah ataupun PPIU buat melaksanakan penyesuaian pada harga paket ibadah Umrah supaya sepadan. Dengan begitu, umat Muslim yang terdapat di Indonesia bisa melaksanakan ibadah dengan semestinya.

Berkas Persyaratan buat Mengajukan Visa Umrah

Sama halnya dengan mengurus visa pada biasanya, pemohon visa Umrah diwajibkan buat mengumpulkan sebagian berkas dikala hendak melaksanakan pengajuan. Supaya tidak terlampaui, berikut merupakan listberkas persyaratan mengajukan visa Umrah:

  1. Paspor

Ketentuan awal yang wajib disiapkan oleh pemohon visa Umrah merupakan paspor. Tidak hanya mempunyai visa, paspor pula jadi dokumen berarti yang wajib oleh wisatawan ataupun jemaah Umrah. Oleh sebab itu, saat sebelum diperbolehkan buat membuat visa Umrah, pemohon wajib sudah lebih dahulu mempunyai paspor.

  1. Kartu Keluarga

Tidak hanya itu, pemohon pula harus melampirkan Kartu Keluarga ataupun KK serta akta kelahiran yang asli dan membenarkan kalau nama serta NIK dalam berkas tersebut akurat.

  1. Buku Nikah( buat pendamping yang telah menikah)

Untuk yang telah menikah, pemohon diwajibkan buat bawa dan buku nikah. Alasannya, tidak cuma memandang informasi diri dari KK, pihak pembuat visa Umrah pula hendak membenarkan data pada buku nikah pas dengan KTP pemohon.

  1. Bukti Kuning

Berkas berikutnya merupakan bukti kuning. Bukti kuning merupakan suatu berkas yang dapat didapatkan dikala melaksanakan vaksinasi di rumah sakit ataupun dinas kesehatan. Jadi, yakinkan buat melaksanakan proses vaksinasi tersebut supaya dapat memperoleh bukti kuning bagaikan ketentuan pembuatan visa Umrah.

  1. Surat Mahram

Untuk jemaah Umrah perempuan yang tidak memperoleh pendampingan dari suami ataupun anggota keluarga yang lain diharuskan buat membuat surat mahram.

  1. Pas Foto 4×6

Pemohon visa Umrah pula wajib mempersiapkan pas foto berdimensi 4 centimeter x 6 centimeter beberapa 6 lembar. Pas foto yang dilampirkan pula wajib mempunyai latar balik putih serta menunjukkan wajah dengan rasio kurang lebih 80% dari dimensi foto.

  1. Bukti Akomodasi, Tiket Pesawat, serta Agenda Perjalanan

Mengajukan visa Umrah pula butuh dilengkapi dengan bukti transportasi dan akomodasi sepanjang terletak di Tanah Suci. Bukti tersebut bisa berbentuk reservasi hotel, sewa bis, serta lain sebagainya. Tidak hanya itu, pemohon pula wajib dapat menampilkan bukti tiket pesawat dan agenda perjalanan Umrah.

Sesungguhnya, persyaratan pengajuan visa Umrah pula butuh melampirkan informasi dari pihak yang bertanggung jawab, semacam agen perjalanan serta penyelenggara perjalanan Umrah. Persyaratan yang terbuat oleh penyelenggara merupakan fotokopi legalitas agen perjalanan serta surat perjanjian kerjasama visa Umrah. Terakhir, pemohon visa Umrah wajib mematuhi ketentuan serta ketentuan teknis dari KBSA, Kementrian Agama Republik Indonesia, serta penyelenggara Umrah.

Baca juga tentang cara doa saat umroh disini

Durasi serta Metode Pengurusan Visa Umrah

Sehabis seluruh berkas terkumpul, pemohon bisa langsung mengurusnya lewat agen perjalanan. Butuh dikenal kalau umumnya pembuatan visa Umrah memakan waktu sepanjang 2 hingga 3 minggu lamanya. Kilat lelet masa waktu pembuatan visa Umrah ini ditengarai oleh sebagian aspek, semacam, jumlah partisipan, agen perjalanan, serta pula KBSA.

Buat biayanya, semacam yang pernah disinggung tadinya, pembuatan visa Umrah mempunyai tarif 300 Riyal ataupun setara 1. 1 juta Rupiah. Bila pemohon mau membayar bayaran visa Umrah memakai mata duit Dolar Amerika Serikat, hingga wajib mempersiapkan dana sebesar 75 Dolar AS. Pembayaran bayaran visa Umrah dibayarkan oleh pemohon sehabis MOFA diterbitkan.

Disebabkan Pemerintah Arab Saudi tidak lagi melayani permohonan visa Umrah dari jemaah secara orang, hingga pemohon bisa mengumpulkan berkas persyaratannya kepada agensi perjalanan. Berikutnya, agensi perjalanan hendak melaksanakan alur registrasi visa Umrah semacam di dasar ini.

  1. Mengirimkan Aplikasi, Informasi, serta Kontrak

Pertama- tama, agen perjalanan hendak mengirimkan aplikasi serta informasi jemaah beserta kontrak hotel yang terdapat di Arab Saudi.

  1. Penerbitan MOFA

Setelah itu, MOFA hendak diterbitkan dalam kurun waktu 6 jam hingga 3 hari. Tetapi, butuh diingat bila MOFA cuma berlaku sepanjang 2 minggu pasca diterbitkan. Jadi, bila tidak lekas digunakan, MOFA hendak hangus serta duit yang sudah dibayarkan tidak hendak dipulangkan.

Sehabis memperoleh MOFA, dokumen tersebut diserahkan ke KBSA sekalian dengan paspor dan tiket asli serta hendak dicoba proses penempelan visa.

  1. Penempelan Visa

Umumnya, proses penempelan visa di KBSA ini cuma memakan waktu sepanjang kurang lebih satu hari. Berakhir ditempel pada paspor, visa hendak langsung aktif serta mempunyai masa aktif sampai 30 hari ke depan.

Ketentuan yang Wajib Ditaati Pemilik Visa Umrah

Sebab berbeda dengan visa kunjungan biasa, terdapat sebagian ketentuan yang wajib dipatuhi oleh tiap pemiliknya. Bila dikenal melanggar, hingga pemilik visa ataupun apalagi agensi perjalanan yang bertanggung jawab hendak dikenakan sanksi. Nah, supaya perihal tersebut tidak terjalin, berikut merupakan ketentuan serta larangan untuk pemilik visa Umrah.

Ketentuan yang awal merupakan visa Umrah cuma bisa digunakan buat keperluan ibadah tersebut saja. Maksudnya, pemilik visa Umrah tidak diperkenankan buat melaksanakan kegiatan yang lain, tercantum buat ibadah Haji. Visa Umrah pula cuma dapat digunakan buat merambah 3 kota di Arab Saudi saja. Kota- kota tersebut merupakan Mekkah, Madinah, serta Jeddah.

Pemilik visa Umrah pula tidak diperbolehkan buat melaksanakan sesuatu perihal yang berhubungan dengan pekerjaan ataupun berbisnis.

Mempunyai masa berlaku sepanjang 10, 20, ataupun 30 hari yang diberikan kepada pemilik visa Umrah. Dengan mempunyai masa berlaku tersebut, pemilik visa Umrah diharapkan bisa mematuhi rentang waktu yang diberikan serta lekas kembali dikala telah melewati batasan masa aktif visa.

Bila dikenal terdapat ketentuan yang dilanggar oleh pemilik visa Umrah maupun oleh agen perjalanan, hingga hendak dikenakan sanksi yang berat. Buat pemilik visa Umrah yang masih terletak di Arab Saudi walaupun masa berlakunya sudah habis, sanksi yang diberikan merupakan deportasi ataupun dipulangkan secara paksa. Jadi, yakinkan buat mematuhi ketentuan mempunyai visa Umrah tersebut.

Ibadah Umrah Mudah dengan Mempunyai Visa Umrah

Ketentuan mengenai kepemilikan visa buat Ibadah umrah memanglah acapkali berubah- ubah. Perihal inilah yang acap kali membuat umat Muslim serta agen perjalanan yang mau beribadah tersebut merasa bimbang. Oleh sebab itu, dengan mengenali ketentuan serta metode pembuatan visa Umrah di atas, beribadah tidak hendak hadapi hambatan yang berarti.


Pencarian Terkait : Klik disini: Visa Progresif umroh, Visa Umroh di Hapus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>